Thursday, January 28, 2016

Pemahaman Desain, Seni, dan Desain Komunikasi Visual

Pengertian Desain

Terdapat beragam Pemahaman dalam hal design, akan tetapi dengan cara yang kasar dapat saja disimpulkan bahwa Kegiatan mendesign merupakan merancang atau menciptakan sesuatu, baik melalui cara intuitif atau terutama dengan cara sadar, dengan target. Sesuatu yang dapat abstrak (sistem, konsep, cara) atau nyata secara fisik (misalnya benda, produk, iklan atau advertisement). Targetnya pun pasti mempunyai fungsi, baik secara fisikal, juga secara psikis. Sebuah barang dirancang dengan tujuan kegunaan fisikal-praktis; sedangkan Suatu iklan atau advertisement di surat kabar dirancang supaya memberi tahu pada khalayak umum tentang adanya produk itu (motivasi mental atau psikis).

Harus ditekankan : Hakekat dari mendesign merupakan memecahkan dari permasalahan. Kegiatan mendesain selalu memahami : untuk apa?, agar apa? / dengan tujuan apa?, untuk / kepada siapa?.

Macam-macam design
Terdapat beberapa Macam pengkategorian design :
- Desain Produk atau barang yang umumnya orang gunakan seperti: kendaraan,alat,struktur,mesin.
- Desain environment tempat orang tinggal / hidup / melakukan Aktivitas : rumah sakit, taman, rumah, pasar, bangunan, interior,  kota.
- Design Komunikasi desain yang dimana orang serap dan menafsirkan  berbentuk penglihatan rupa atau visual atau suara atau audio, atau dapat juga keduanya sekaligus : buku, poster, pengumuman (terujar atau tertulis) TV, film, interaktif media.

Mesti ditekankan : tujuan akhir suatu desain komunikasi visual yaitu bukan pada “bendanya” sebagai perwujudan design, tapi pada proses denganjuga  output (efektifitas) komunikasinya! (abstrak).

Pada Kenyataannya, Ketiga Jenis ini biasanya  bercampur atau saling tindih didalam penampilan. Sesuatu kemasan yaitu kombinasi antara design Barang yang bersifat fungsional. Dengan Tugas “informatif dan promotif” dari design komunikasi visual, dan Penting tampak sebagai benda lingkungan yang sifatnya memikat saat ia dipertunjukkan di etalase atau pada rumah. Suatu tempat peribadahan diciptakan kepada orang untuk beribadat (design lingkungan). Di dalam penampilannya Patut “nampak / terasa” mempunyai karakter tersebut perlu “dihias” dengan kaligrafi ayat-ayat suci (desain komunikasi visual / grafis). Agar menjalankan fungsinya Butuh dilengkapi dengan furnitur, lampu, pengeras suara (desain produk). Pada intinya Sesuatu bangunan termasuk output desain Produk atau barang dalam ukuran yang besar.

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV),
SENI DAN TEKNOLOGI


Makna desain timbul dari kancah seni, akan tetapi Aktivitas mendesain itu sendiri sudah dilaksanakan orang sedari manusia muncul di dunia. Tujuan design semula dengan tujuan menyempurnakan penampilan terhadap hasil-hasil industri (pabrik) yang disebabkan keterbatasan teknis tampak/terasa kasar/kaku,  berfungsi saja. Sebab ini produk-produk itu  lalu ditambahi perhiasan seperti ukiran, agar tampak/terasa indah berseri. Pada saat design umumnya  identik dengan ornamen, dekorasi atau “kosmetik”. Makna begini pun terkadang kala masih dipahami demikian sampai saat ini pada benak beberapa orang. Pada saat ini pengertian “estetika” design tak cuma terhenti di permukaan / perwajahan saja, akan tetapi juga berhubungan dengan nalar, efektifitas, & efesiensi : lebih meluas serta tercampur ke dalam hakekat. Juga hasil design tak cuma terlihat dan dinilai secara nalar & fisikal saja, tetapi juga aspek psikologis turut merupakan aspek yang menentukan. Kemajuan kemampuan peralatan industri, teknologi zaman saat ini memungkinkan semakin mendukung perkembangan “estetika” design bukan hanya sekedar “kulit / kosmetik” tapi bahkan dapat menjadi “nyawa” penciptaan desain (seperti  “Cathedral of Commerce”, New York : Gedung Opera, Sidney).

Walaupun walau design bisa juga dibilang timbul lewat dunia kesenian, design mempunyai tujuan dan arah yang pastinya memiliki perbedaan pada Seni. Seni lebih bersifat penjelajahan & eksploitasi, terkadang tidak wajib memiliki target jelas. Dan merupakan kegiatan yang dengan dasar “mental”, pada umumnya bisa sangat subjektif, dan targetnya dapat juga (tadinya) cuma diri pribadi.

Dan design bertujuan atau mempunyai sasaran jelas : khalayak khusus atau publik. Target sosialnya menjadi pondasi kegiatan. Maka dari itu penyebabnya design pernah diistilahkan atau disebut sebagai : Seni Terapan / Seni Terpakai (Applied Art). Walaupun demikian, pada proses sejarah, di antara kedua bidang itu pasti muncul komunikasi yang hidup, kadang sepakat, kadang berbeda pandang, yang jelas, sering saling mengilhami.

Khususnya dalam DKV(DESAIN KOMUNIKASI VISUAL), kesenian dan design agaknya memiliki jurang pemisah nan sangat halus, dan kadang-kadang transparan. Dunia Seni (murni) merupakan dasar kreatifitas serta bahan atau bagian yang tak habisnya dikeruk oleh DKV.

Perihal lainnya yang sangat menyolok termasuk kenyataan bahwa DKV selalu berkembang sejalan lurus sesuai penemuan-penemuan teknologi seperti: percetakan, film, fotografi, komputer, internet, TV dan holografi.

Sesuatu karya desain yang bagus ialah karya yang memiliki penampilan yang memiliki sifat, serasi pada hakekat “pribadi”nya, sebaik-baiknya, serta dapat memenuhi tujuannya seefektif mungkin. Untuk ini seorang designer Penting berusaha agar ciptaannya diwujudkan dengan tampilan yang dipikirkan sebagus mungkin, diciptakan dengan  teknik yang tepat, dapat disebarkan & didistribusikan (bila dibutuhkan) serta digunakan seefektif mungkin (dalam hal memenuhi fungsinya), dan serasi di lingkungannya. Begitu pula dengan memahami aspek kondisi lingkungan dengan betul-betul (tidak mengganggu, bahkan jika mampu justru mendukung serta memperbaiki :Green Design).

Seharusnya suatu karya sudah harus mengkombinasikan antara estetika & fungsi, & dapat mencerminkan atau bisa menggabungkan selera jamannya (Diambil dari : Wucius Wong, dengan perubahan).

DESIGN KOMUNIKASI VISUAL :

Sesuai yang telah dikemukakan di muka, DKV termasuk perkembangan dari design Grafis, periklanan dan Audio Visual atau Rupa-Suara. Sebagian lagi Overlapping / saling tindih dengan design Produk (seperti : kemasan, dan aspek grafis pada bervariasi benda produk pada informasi gambar, bentuk, pewarnaan, dan tipografis pada produk). Begitu pula dengan design Lingkungan (bentuk & pewarnaan serta hiasan di bangunan baik eksterior atau interior, rambu-rambu atau marka grafis. Bentuk menara gereja yang menjulang : supaya mendapatkan kesan transendental seperti halnya dimensi yang tinggi di candi-candi Hindu. Wujud tingkatan pada candi Borobudur yaitu simbol religius. Perhatikan juga relief-reliefnya, yang tidak lain yaitu komik “bisu” (tanpa teks) zaman dulu. Kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an pada mesjid, selain sebagai dekorasi juga memberikan pesan/makna religius.
Selain juga topik telah disebutkan tadi, ruang lingkup dan Macam DKV masih diperkaya dengan: desain Identitas (lembaga, pribadi ataupun kelompok), Pameran, serta Animasi (Komputer, TV dan Film).

Jadi berdasarkan garis besar, bidang-bidang DKV dapat dibagi menjadi :
- desain Publikasi : buku, majalah, koran. Dicetak atau ditayangkan (disket, internet)
- desain Informasi dan Penyuluhan.
- design Promosi dan advertisement.
- desain Etalase / Pameran.
- desain Kemasan.
- design Grafis Lingkungan (termasuk desain Rambu/Tanda/Marka Grafis, Grafis Bangunan)
- desain Grafis Produk (aspek grafis/komunikatif pada barang, benda-benda juga produk termasuk motif tekstil)
- design identitas (kertas surat, logo/lambang, kartu nama, grafis bangunan, pakaian, kendaraan yang berkaitan dengan karakter citra “kepribadian”)
- desain film, TV, video, photography, yang memiliki target komunikasi tertentu (fotografi untuk iklan atau advertisement, pameran, penyuluhan, film atau video atau menjelaskan sesuatu, penyuluhan sosial, presentasi).
- Animasi (TV, Video, Komputer, Film).

dengan cara agak rinci, butir-butir hal/barang yang bisa dirancang didesign oleh designer Grafis antara lain termasuk :
- Buku, booklet, brosur.
- Kalender.
- Majalah, surat kabar, internet.
- Poster, Spanduk, Billboard.
- Banner, Sign Board
- Stiker
- Karcis/tiket. Kartu : kartu nama, kartu telepon, kartu ucapan.
- Selipat/Folder, leaflet. Selebaran / flyer.
- Uang : kertas atau logam
- Peta, Bagan, Grafik / Diagram
- Perangko dan benda-benda pos lainya. Telegram khusus/indah.
- Ijazah, Sertifikat, Formulir berharga (surat berharga).
- iklan atau advertisement (termasuk iklan atau advertisement film, TV, internet)
- Lembar penyuluhan
- Kemasan : dari kertas juga bahan lain, kulit buku, bungkus HP.
- Mainan yang memanfaatkan gambar, tulisan : bridge, ular tangga, video games
- Katalog : Pameran, barang dagangan, barang lelangan (antik / Seni)
- Panduan / Directories : buku, papan tulis, komputer.
- Animasi
- Grafis Film / TV
- Komik : Cerita, Pendidikan
- Etalase, Pameran
- Lambang / Logo
- Sistem Rambu / Tanda / Marka
- Grafis Produk, termasuk tekstil, pakaian, pelengkap pakaian
- Grafis kendaraan
- Grafis bangunan
- Dsb.