Thursday, January 28, 2016

Fotografi dalam dunia periklanan

Fotografi dalam iklan/periklanan umumnya digunakan agar membantu visual advertisement untuk sesuatu wujud pendekatan persuasi visual. Photography iklan/advertisement atau periklanan sangat komplex, karena mengikutsertakan beberapa cabang pada Fotografi itu sendiri, teori advertisement atau iklan, koran, design dan seni rupa, serta estetika. Photography untuk iklan memperlihatkan munculnya kode-kode visual dan berbagai unsur dalam proses kreatifnya. Dalam perjalanannya, iklan/advertisement display di media massa selain untuk peninggalan sejarah juga memperlihatkan konstruksi identitas sosial, budaya juga kultur yang berdialog pada kepentingan politik, ekonomi, budaya, dan penyesuaian waktu. Misalnya adalah wacana gagasan/ide lokal dan gagasan serta ide asing yang bisa menggapai pengertian tentang karakter sosial budaya serta kultur lewat Fotografi untuk periklanan.

advertisement/periklanan atau iklan modern memakai teks, grafis 3D, Fotografi, untuk mencari perhatian. Pada intinya memperkirakan bahwa 80 persen dari periklanan memanfaatkan Fotografi untuk menyampaikan pesan mereka. Bukan seperti teks/tulisan, Photography menimbulkan respon instan dan asosiasi.

Photography Periklanan Modern dimanfaatkan untuk mengilustrasikan produk dan juga juga mengilustrasikan  emosi, budaya serta gaya hidup. Anda dapat memanfaatkan Fotografi di media cetak dan iklan atau advertisement/periklanan online untuk mengkomunikasikan pesan Anda pada beberapa detik pertama, sehingga mengajak pembaca untuk melihat lebih dekat pada spesifikasi advertisement atau periklanan Anda.